Singapore!

Dari dulu aku selalu penasaran gimana keadaan di luar sana. Bukan luar angkasa (walau penasaran juga) tapi luar negeri. Aku selalu kepikiran untuk nabung dan pergi sendirian, jadi anak hilang di negeri orang. Pengen aja eksplor seakan-akan aku tinggal di sana. Dan ternyata, tahun ini aku benar-benar bisa mengisi paspor kosongku. Paspor yang kubuat untuk jaga-jaga dengan penuh derai air mata (KK keluargaku belum di tanda tangan tapi si mama udah keburu laminating, sampai di kantor imigrasi dibilang ga valid. Aku nangis) akhirnya berguna juga. Kabar baik berikutnya, aku tidak pergi sendiri tapi dengan si Lili, teman kuliahku. Dan kabar baik puncaknya, it’s free! πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

Kalau kalian pernah baca postinganku soal kuter, kalian pasti tahu kalau aku suka ikut-ikut kuis berhadiah. Sebenarnya setelah masuk kerja, aku jadi jarang sekali ikut yang seperti itu. Selain ga ada waktu, mulai malas juga. Tapi rasanya mulai tahun depan mau aku giatkan lagi sih. Pencapaian terbesarku adalah dapat tiket opening Asian Games (1.7jt ish) dan yang kedua cash 1jt. Tapi ternyata tahun ini aku bisa dapat hadiah yang ga pernah aku bayangkan sebelumnya: jalan-jalan ke luar negeri!

Jadi ceritanya, aku coba ikut lomba di salah satu platform jual beli barang preloved. Aku harus posting barang sebanyak-banyaknya dan tulis alasan kenapa aku layak ke SG. Aku benar-benar tulis alasanku sepenuh hati dan pikiran (lebay ya) dan posting barang sampai 300++. Dan pada saat pengumuman…. Bukan namaku yang keluar πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Padahal kalau aku cek postingan dan alasan pemenangnya, jelas postinganku lebih banyak dan alasanku lebih menarik. Aku ga tau kenapa bukan aku pemenangnya. Aku bahkan sempat berpikir buruk kalau semua ini sudah diatur oleh penyelenggara. Tapi kubiarkan saja, karena toh menang atau tidak aku pasti bisa menabung dan pergi juga pada akhirnya. Sampai beberapa hari kemudian aku dapat chat yang membuatku melompat dari bean bag kantorku.

Awalnya aku sempat ga percaya karena nama yang diumumkan bukan namaku. Tapi setelah ku konfirmasi dan ternyata benar, aku langsung gemetaran. Benar-benar seperti ada aliran listrik yang menjalar di sekujur tubuhku. Rasanya lebih mengejutkan dan mengharukan dibanding melihat namaku di poster pengumuman pemenang karena ini menjadi benar-benar unexpected. Walaupun kasihan juga karena artinya pemenang sebelumnya batal menang, but hey, I know I deserve it and I play it fair! Kalau disuruh menunjukkan bukti aku layak menang, aku bisa menunjukkan esai alasanku dan postingan barang-barangku.

Lili juga pas sekali baru selesai mengurus paspornya. Aku yang memintanya membuat paspor karena aku yakin akan menang (pede jaya dong!). Tadinya aku sempat kepikiran mau mengajak kak Didi tapi maluu. Karena yah gimana ya, cowok dan cewek ratusan km dari rumah dan satu kamar. Walau aku tahu dia ga bakal ngapa-ngapain aku (malah akunya yang pengen πŸ˜…πŸ˜…) tapi ya rasanya lebih asyik aja kalau sama teman cewek. Toh bakal ada acara dari companynya, aku juga ga mau menyeret kak Didi ikut acara company yang belum pernah dia dengar sebelumnya.

Aku dan Lili mempersiapkan semuanya, tiket, itinerary. Tapi yang namanya first timer pasti ada saja yang terlewat. Kami menyusun jadwal dengan ambisius: sangat padat dan tidak mempertimbangkan waktu transport. Akhirnya, ada 2 tiket atraksi yang hangus karena kami sampai saat atraksinya sudah tutup 😒. Sedih sih, tapi mau gimana lagi. Biar jadi pelajaran untuk next trip saja. Sudah bagus dapat hotel dan pesawat free 😁.

Awalnya kukira pengalaman pertamaku ke luar negeri adalah nanti saat aku honeymoon ke Jepang πŸ˜‹. Tapi ternyata inilah my first trip ever. Really excited for the next journey ahead! Ini baru event penting kedua yang terjadi tahun ini. Masih ada event lainnya yang tidak kalah menarik untuk dikenang. Tunggu ya!