Bantai

Tanggal pembantaian (baca: sidang skripsi) 27 Juli nanti. Doakan lancar dan beruntung. (Ini hanya postingan catatan untuk di masa depan kalau mau mengenang).

Iklan

Kerja?? (4) : Dapat Kerja, Gimana tuh?

Yap, sekarang saya resmi dapat kerja. Padahal skripsi belum selesai. Gelar sarjana belum di tangan. Saya sendiri tidak menyangka bisa lolos sampai sejauh ini. Ngomong-ngomong, Lili sudah bekerja dari beberapa bulan yang lalu loh. Hayo, masih ingat tidak siapa Lili XD . Pokoknya dia salah seorang teman-musuh saya, saya sering iri sama dia kerena dia bisa mendapat hal yang tidak saya dapat. Tapi saya selalu ingat-ingat lagu Joshua yang “Sirik tak baik adanya, sirik tanda tak mampu, sirik buang jauh jauhhhhhhh”. Apalagi saya tahu kondisi keluarga Lili kurang baik dan dia memang anak yang pekerja keras sehingga layak mendapatkan pencapaiannya. Emangnya saya yang suka main Mitchiri Neko :3 .

Nah balik lagi, jadi baru aja beberapa hari yang lalu saya dapat kerja. Waktu itu, saya iseng mendaftar di lowongan yang ada di Kalibrr. Ada beberapa sumber lowongan yang bisa kalian pantengin nih, favoritku Kalibrr, Glints, dan LinkedIn. Malah lebih sering ditawarin duluan, cuma kalau tidak sreg biasa saya tolak baik-baik dan tetap keep in touch. Itu adalah lowongan semacam management IT namun ada pelatihannya dulu 8 minggu dan lebih banyak fokus ke koding. Cari mati ga tuh HAHAHAHA. Baru aja di beberapa postingan sebelumnya soal jadi Software Engineer yang bikin nangis guling-guling, eh mencemplungkan diri ke hal yang sama kayak keledai. Malah lebih pintar keledai kayaknya.

Saya daftar karena yakin tidak lolos. Cuma saya ya yang seperti itu? Hanya ingin tahu kantornya seperti apa dan proses seleksinya bagaimana. Soalnya kemarinnya saya sempat mendaftar menjadi web developer di toko oranye dan gagal, jadi saya kira yang ini akan gagal juga. Lowongan ini dibuka salah satu bank swasta nasional berwarna oranye yang saat ini gencar sekali dengan aplikasi birunya. Saya sendiri pemakai aplikasinya dan merasa terbantu, makanya tertarik mendaftar lowongan ini.

Pertama-tama seperti biasa screening CV. Habis itu, dikirimkan tautan untuk mengerjakan soal-soal secara online. Nah buat kalian yang kebetulan masuk dunia perkodingan, sering-sering latihan ya di Hackerrank dan sebangsanya. Rata-rata tesnya dari situ. Kebetulan saya dulu pernah ikut competitive programming club jadi tahu bagaimana mekanismenya.

hiring

Nah, waktu itu aku cerita-cerita sama Kak Didi. Siapa Kak Didi, masih ingatkah XD . Dia ituuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu temen. Tapi ga jelas. Tapi sering makan bareng, jalan bareng, nonton bareng, cerita-cerita bareng, tapi bukan apa-apa. Tahu lah ya. Kalian bisa menemukan cerita tentang dia di postingan sebelum-sebelumnya. Nah waktu itu kebetulan dia ajak ketemuan hari Sabtu. Mau nugas bareng (dia lagi S2 sekarang). Ya sudah saya kerjakan tesnya saja di sana. Jangan salah, tesnya tetap saya kerjakan sendiri kok. Tapi pas terakhir-terakhir yang mulai stress, dia malah bantuin tanpa diminta. Dikit kok hehehe. Ssssttt, diem-diem ya, beneran deh saya ga minta tolong tapi malah dikasih di detik-detik terakhir >…< .

Oke, habis tes koding lolos, lanjutlah ke tahap berikutnya. Presentasi di depan HRD. Diminta cari tahu apa arti digital dan digital capabilities (saya cari dari literatur dan artikel dipadukan dengan pengertian diri sendiri), membandingkan aplikasi bank itu dengan pesaing yang setara (head to head), terus rekomendasi untuk aplikasinya. Ada yang saya tambahkan juga yaitu wawancara dengan beberapa teman dan masukkan dari mereka karena rasanya kurang afdol kalau presentasi cuma teori tanpa opini. Semua ini harus dalam 5 slide. Kebayang ga tuh? Mana saya ini ratunya presentasi panjang. Biasanya saya satu slide bisa cuma gambar, judul subbab, atau grafik makanya slide-nya banyak tapi tidak padat. Dari pada pusing menyingkat, saya menyiasati dengan animations! Ya kontennya ada yang saya timpa dan kasih fade-in fade-out sehingga satu slide muat banyak. Yang penting presentasi tetap 5 menit kan?

Pas presentasi sama HRD, karena tidak latihan ya ujung-ujungnya jelek sekali (menurut saya). Saya jadi sering kehabisan kata-kata, sulit menjelaskan, dan bingung dengan isi slide sendiri. Apalagi presentasi dan tanya jawabnya dalam bahasa Inggris. Setelah selesai presentasi, saya minta maaf ke HRD nya karena merasa jelek sekali dan grogi sekali. Eh HRD nya malah bilang tidak terlihat grogi karena senyum terus. Iya sih saya groginya malah senyum 😀 .

0_bSrEvlfaRdCvM9PM

Habis HRD, ada tes lagi. Kali ini tes semacam kepribadian dan logika tapi pakai game. Game nya ada di Playstore tapi cuma bisa dimainkan pakai kode undangan. Jadi tidak bisa latihan dulu. Buat yang penasaran, game nya adalah salah dua dari yang ada di situs www.arcticshores.com . Tebak-tebak sendiri ya 🙂 . Pertama kalinya sih tes pakai game based assessment dan ternyata emang seru. Saran sih ga usah cari contekan atau baca review, kerjain aja apa adanya karena ga cuma hasil yang dicatet tapi semua interaksi kamu juga akan dicatat. Jangan lupa baca petunjuk ya, jangan di skip kayak biasa 🙂 . Walau main, tetap serius sedikit lah, cari tempat yang tenang dan pastikan punya cukup waktu karena tidak bisa di pause.

Setelah lolos game based assessment, barulah presentasi di depan business head. Materinya sama kayak pas HRD cuma dengan perbaikan sesuai saran yang didapat. Presentasi ini saya lebih serius karena latihan dan siapin catatan (walau cuma 1 jam di lokasi sebelum mulai). Mulailah presentasi bersama 3 orang di satu ruangan. Dampaknya terasa loh, jadi lebih lancar. Sesi tanya jawab bisa lah, kira-kira 70%. Habis itu tiba-tiba dikasih jawaban yang pernah saya tulis dan diminta jelasin. JENG JENG. Ya karena bahasanya juga baru belajar (Node js) beberapa pertanyaan kenapa tulisnya begini begitu saya ga bisa jawab karena cuma ikutin tutorial. Habis itu penjelasan saya juga jelek, 60% lah. Terus saya malah tanya-tanya soal posisi lain di perusahaan kayak management trainee buat yang bisnis. Udah nyerah deh pokoknya, dan kepikiran mau daftar yang bisnis aja.

Terus saya diminta keluar tuh karena mereka mau diskusi. Di luar ada HRD yang dulu wawancara saya. Ditanya bagaimana? Saya jujur aja bilang ga pede dan mungkin mau daftar yang bisnisnya aja. Habis itu saya diminta masuk lagi dan berhadapan sama HRD yang dulu wawancara saya.

Begini percakapannya:

“Kamu kenapa kok tertarik di bisnisnya?”

“Iya soalnya ga pede, rasanya masih kurang skill nya untuk ngoding di sini”

“Oh gitu, sekarang mau saya kasih tau hasilnya atau gimana nih?”

“Iya kasih tau aja gapapa (biar bisa cepet pulang)”

“Oke mbak, mohon maaf….”

“….”

“Sebenarnya, mbak…”

“……”

“Belum berhasil”

“Oke”

“…untuk gagal karena mbak lolos 😀 ”

ncgl

” 😐 ”

Whatttt masnya ngetroll nihhhhhhhhhhhhhhhhh…………..

“Serius mas???”

“Iya beneran, menurut kami mbaknya bisa kok di posisi ini. Tadi business head juga bilang oke. Bukan saya loh yang masukin haha”

“Wahhh bisa gitu ya? Saya padahal tadi sudah pasrah dan mau daftar yang bisnis saja”

“Kalau menurut saya sebagai HRD selama ini, walau lulusan IT banyak, tetap saja susah cari orang yang bisa koding dan cocok. Masih lebih banyak bisinis. Mbak ke bisnis saingannya lebih banyak loh, apalagi latarnya bukan dari bisnis. Sayang juga mbak skill kodingnya. Lagian lowongan untuk bisnisnya masih lama dibukanya, September nanti.”

Hmmmmmmmmmmmmmmmm poin masnya emang bener sih, bisnis saingannya banyak. Salah satu alasan saya masuk dunia teknologi kan juga karena tahu peluangnya lebih besar (dan saya suka juga). Jadiiiiiiiiiiiii bagaimana???

Setelah tanya soal benefitnya yang ternyata wow untuk fresh graduates, siplah akad lanjut ke jenjang berikutnya. Saya coba dulu. Ada kontraknya satu tahun. Belum tanda tangan kontrak sih, nanti habis medical check up dulu. Doakan saya bisa bertahan dan menjadi lebih baik ya di sini :”) .